• Home
  • Peta Sebaran
  • Kategori
    • Rintisan
    • Berkembang
    • Maju
    • Mandiri
    • Semua Kategori
  • Produk Wisata
    • Atraksi
      • Wisata Alam (7,238)
      • Wisata Budaya (5,825)
      • Wisata Buatan (3,329)
    • Paket Wisata
    • Suvenir
  • Informasi
    • Event
    • Materi Bimtek
      • Bimtek Jadesta
      • Dewan Juri ADWI 2024
      • Tahapan Penilaian
      • Kategori DTW dan Digital
      • Kategori Amenitas
      • Kategori Kelembagaan dan Resiliensi
    • Direktori
    • Pertanyaan dan Jawaban
    • Video 50 Besar ADWI 2021
    • Video 50 Besar ADWI 2022
    • Video 75 Besar ADWI 2023
    • Video 50 Besar ADWI 2024
  • Forum
    • ADWI 2024
    • ADWI 2023
    • ADWI 2022
    • ADWI 2021
    • Forum Jadesta
Login

PROSESI BOBOK BUMBUNG PBB

Desa Wisata Kampoeng Prapen, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah
  • Profil Atraksi
  • Fasilitas
Bobok Bumbung Desa Pesanggrahan Warisan Budaya yang Menumbuhkan Semangat Gotong Royong dan Kesadaran Membayar Pajak

Bobok Bumbung merupakan tradisi khas masyarakat Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, yang menjadi identitas budaya sekaligus ikon Desa Wisata Kampung Prapen. Tradisi ini menggabungkan nilai luhur budaya Jawa dengan semangat gotong royong, kedisiplinan, dan tanggung jawab masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Hingga saat ini, Bobok Bumbung dikenal sebagai tradisi yang unik karena belum ditemukan praktik serupa di daerah lain yang menjadikan budaya menabung dalam bambu sebagai bagian dari prosesi pelunasan pajak secara kolektif.

Kata "Bobok" dalam bahasa Jawa berarti membobok, melubangi, atau membuka, sedangkan "Bumbung" berarti ruas bambu yang sejak dahulu digunakan masyarakat sebagai tempat menyimpan uang atau celengan tradisional. Melalui tradisi ini, setiap keluarga menabung sedikit demi sedikit ke dalam bumbung bambu selama beberapa bulan sebelum jatuh tempo pembayaran PBB. Saat hari pelaksanaan tiba, seluruh bumbung dibuka secara bersama-sama sebagai simbol kebersamaan dalam menunaikan kewajiban kepada negara.

Tradisi Bobok Bumbung mulai dikembangkan sebagai gerakan masyarakat pada tahun 2015 melalui inisiatif Pemerintah Desa bersama tokoh masyarakat dan para sesepuh desa. Tujuannya adalah menghidupkan kembali budaya menabung menggunakan bumbung bambu sekaligus membangun kesadaran masyarakat agar mampu membayar PBB tepat waktu tanpa merasa terbebani. Inovasi sederhana ini terbukti efektif karena masyarakat dapat menyisihkan uang sedikit demi sedikit dari hasil panen, berdagang, maupun pekerjaan sehari-hari hingga terkumpul sesuai nominal pajak yang harus dibayarkan.

Pelaksanaan Bobok Bumbung diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat sebelum Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT PBB) diterbitkan. Setelah menerima informasi tersebut, setiap keluarga mulai menabung secara sukarela ke dalam bumbung tanpa adanya ketentuan nominal harian. Warga bebas menentukan jumlah tabungan sesuai kemampuan masing-masing. Ketika waktu pelunasan tiba, bumbung yang telah terisi dibawa menuju balai desa melalui prosesi kirab budaya. Bumbung-bumbung tersebut ditempatkan di dalam jolen, yaitu miniatur rumah yang dihias dengan kreasi khas masing-masing RT, kemudian diarak bersama diiringi kesenian tradisional dan partisipasi seluruh masyarakat. Setibanya di lokasi acara, prosesi membobok bumbung dilakukan secara simbolis sebelum uang dihitung dan diserahkan untuk pelunasan PBB.

Seiring perkembangannya, Bobok Bumbung tidak lagi sekadar menjadi kegiatan pembayaran pajak, melainkan telah berkembang menjadi sebuah festival budaya tahunan yang mempertemukan unsur tradisi, seni, dan pemberdayaan masyarakat. Berbagai pertunjukan kesenian seperti Ebeg, Cowongan, Karawitan, Ketoprak, Macapat, permainan tradisional, bazar UMKM, hingga pameran budaya turut memeriahkan rangkaian acara. Festival ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Desa Pesanggrahan kepada wisatawan.

Di balik prosesi yang meriah, Bobok Bumbung mengandung nilai-nilai luhur yang diwariskan kepada setiap generasi. Tradisi ini mengajarkan pentingnya hidup hemat melalui kebiasaan menabung, menumbuhkan rasa tanggung jawab sebagai warga negara, memperkuat budaya gotong royong, mempererat silaturahmi antarmasyarakat, serta menjaga semangat kebersamaan dalam membangun desa. Nilai-nilai tersebut menjadikan Bobok Bumbung bukan hanya sebagai tradisi budaya, tetapi juga sebagai media pendidikan karakter yang tumbuh dari kehidupan masyarakat pedesaan.

Keberhasilan pelaksanaan Bobok Bumbung telah menarik perhatian pemerintah daerah maupun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Tradisi ini dinilai sebagai inovasi sosial yang mampu mendorong tingkat pelunasan PBB secara optimal sekaligus memperkuat identitas budaya Desa Pesanggrahan. Bahkan, Bobok Bumbung telah dipromosikan sebagai salah satu agenda wisata budaya Kabupaten Cilacap dan menjadi daya tarik dalam pengembangan Desa Wisata Kampung Prapen.

Sebagai ikon Desa Wisata Pesanggrahan, Bobok Bumbung menjadi bukti bahwa tradisi lokal dapat beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat modern tanpa kehilangan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para leluhur. Melalui semangat "Tradisi Lestari, Adat Terawat, Budaya Terjaga", masyarakat Desa Pesanggrahan terus berkomitmen menjaga dan mengembangkan Bobok Bumbung sebagai warisan budaya yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menginspirasi penguatan karakter, kebersamaan, dan pembangunan desa yang berkelanjutan.

Fasilitas

  • Kesenian dan Budaya

QRCode Atraksi

Harga Mulai Dari

0

Kontak Desa Wisata

  • Desa Wisata Kampoeng Prapen
  • 088706663532
  • pd.pesanggrahan@gmail.com
  • Jl. Borobudur RT 07 RW 03 Desa Pesanggrahan

Bagikan Atraksi

  • Share
  • Tweet


Jejaring Desa Wisata

Klasifikasi Desa Wisata

  • Rintisan
  • Berkembang
  • Maju
  • Mandiri
  • Pencarian Desa Wisata
  • Wisata Alam
  • Wisata Budaya
  • Wisata Buatan
  • Pencarian Atraksi

Hubungi Kami

0812-1000-2190
info@jadesta.com
KEMENTERIAN PARIWISATA REPUBLIK INDONESIA
© 2026
  • Close X
×

Berikan Penilaian Terbaik Anda...