Kampoeng Heritage Kajoetangan berada di pusat Kota Malang, letaknya tidak jauh dari Balaikota dan alun alun Kota Malang. Kawasan yang masuk dalam Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen ini merupakan kampung tua di Kota Malang, kampung ini sudah ada sejak abad ke-13.
Sisa-sisa kejayaan masa kolonial di kampung Kayutangan masih terjaga rapi dan menjadi potensi besar dan terpendam yakni bangunan-bangunan tua dan bersejarah seperti Makam Mbah Honggo, Kuburan Tandak, Langgar tua, Pasar Talun, Terowongan dan lain-lain.
Kampung Kayutangan menjadi sebuah destinasi wisata ditengah Kota Malang dengan mengusung konsep “heritage” yang banyak mengangkat unsur budaya, sejarah dan ekonomi. Kampung yang banyak berdiri rumah-rumah lama dan masih terawat kemudian di”sulap” menjadi spot/tempat jujugan wisatawan. Kawasan yang sudah dikenal sejak 1920 itulah yang mendasari kemudian dibranding menjadi “Kawasan Heritage Kajoetangan”. Adapun tinjauan ekonominya adalah dengan melihat letak Kampung Kayutangan yang berada di tengah Kota Malang yang memiliki tiga atau lebih akses masuk diantaranya Jalan Basuki Rahmad, Jalan Semeru dan Talun, maka diharapkan akan memunculkan giat ekonomi di dalamnya. Letak Kampung Kayutangan yang dikelilingi oleh belasan hotel ini juga merupakan “Selling Point” sebagai destinasi kuliner dan jujugan para wisatawan sejak 2018.
Keunggulan utama Kampoeng Heritage Kajoetangan adalah kawasan permukiman cagar budaya yang masih hidup (living heritage), di mana masyarakat tetap tinggal dan menjaga warisan sejarah secara aktif. Berbeda dengan museum atau kawasan heritage yang bersifat statis, wisatawan dapat merasakan pengalaman autentik melalui rumah-rumah peninggalan kolonial yang masih berfungsi, gang-gang bersejarah, cerita masyarakat, serta tradisi yang terus dilestarikan. Kampung ini menawarkan wisata edukasi berbasis sejarah, arsitektur, budaya, dan kehidupan masyarakat yang dipadukan dengan aktivitas interaktif seperti susur kampung, permainan tradisional, membatik, membuat kerajinan, memasak kuliner khas Ontbijtkoek, hingga menikmati pertunjukan seni. Seluruh pengalaman tersebut didukung oleh pemandu lokal, media interpretasi, QR Code, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam pengelolaan wisata. Selain itu, lokasinya yang berada di pusat Kota Malang menjadikan Kampoeng Heritage Kajoetangan mudah diakses dan menjadi destinasi unggulan yang mengintegrasikan pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat, dan pariwisata berkelanjutan.
kampung kayutangan menyajikan potensi alam dan budaya, dapat diakses dengan hanya berjalan kaki
saat ini, ada 13 orang pemandu yang telah tersertifikasi, beberapa diantaranya bisa berbahasa inggris, beberapa kader muda sedang dipersiapkan dan masih dibekali pelatihan kepemanduan
koperasi merah putih mengikuti kelurahan setempat