Kampung Wisata Jepang Bali Kita Surabaya atau Kampung Jelita merupakan kampung tematik di kawasan Manukan Lor, Kelurahan Banjar Sugihan, Kecamatan Tandes, yang menghadirkan suasana unik perpaduan nuansa Jepang dan Bali di tengah permukiman kota. Kampung ini dikembangkan dari kreativitas dan kemandirian warga melalui dekorasi ala Negeri Sakura, ornamen khas Bali, spot foto menarik, serta kegiatan edukasi seperti hidroponik dan green house tanaman melon. Keberadaannya menunjukkan bahwa kampung kota tidak hanya menjadi ruang hunian, tetapi juga dapat tumbuh sebagai destinasi wisata berbasis partisipasi warga, budaya, edukasi, dan kebersamaan masyarakat.
Keunikan Kampung Wisata Jepang Bali Kita Surabaya terletak pada konsep tematiknya yang memadukan nuansa Jepang dan Bali dalam satu kawasan kampung kota, mulai dari gerbang torii, lampion, tulisan kanji, bunga sakura, hingga sentuhan dekorasi Bali klasik yang menarik sebagai spot foto. Keunggulannya bukan hanya pada tampilannya yang Instagramable, tetapi juga pada kuatnya kreativitas dan gotong royong warga dalam mengubah lingkungan permukiman menjadi ruang wisata murah, edukatif, dan produktif. Selain menawarkan pengalaman berfoto dengan suasana ala Jepang-Bali, kampung ini juga memiliki nilai edukasi melalui kegiatan pertanian perkotaan seperti hidroponik dan green house tanaman melon, sehingga mampu menjadi contoh kampung wisata berbasis partisipasi masyarakat, ekonomi lokal, dan penataan lingkungan.
Rekomendasi saat berkunjung ke Kampung Wisata Jepang Bali Kita Surabaya adalah datang pada pagi atau sore hari agar cuaca tidak terlalu panas dan hasil foto lebih nyaman. Pengunjung sebaiknya menyiapkan kamera/HP, mencoba berfoto di spot bernuansa Jepang-Bali, serta menyewa kimono, payung, atau kipas bila ingin pengalaman yang lebih menarik; harga sewa kimono start from Rp25.000 dan kipas sekitar Rp5.000, sementara masuk kampung wisata umumnya gratis atau cukup membayar parkir. Tetap jaga etika karena lokasinya berada di lingkungan permukiman warga: jangan mengganggu aktivitas warga, jaga kebersihan, beli jajanan/produk lokal bila tersedia, dan ikuti arahan pengelola setempat.
Belum ada homestay
Akses menuju Kampung Wisata dapat dilalui oleh kendaraan roda empat, namun hanya maksimal satu mobil karena lebar jalan masih terbatas. Kondisi jalan menuju lokasi tergolong baik sehingga perjalanan dapat ditempuh dengan nyaman.
Lokasi kami berjarak tempuh sekitar 30 menit berkendara dari pusat kota maupun simpul transportasi utama Surabaya, serta cukup mudah dijangkau dari akses pintu tol terdekat bagi wisatawan luar kota. Selain itu, informasi lokasi sudah tersedia di Google Maps sehingga memudahkan pengunjung menemukan arah menuju kawasan wisata. Namun, untuk akses kendaraan besar masih belum memadai, sehingga perlu pengembangan lebih lanjut agar lebih optimal bagi berbagai moda transportasi.
Kampung Wisata JELITA telah memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) pemandu wisata yang terlatih dan berpengalaman sejak awal berdirinya destinasi ini pada awal tahun 2023. Guna meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pelayanan, termasuk kemampuan dalam memandu wisatawan asing, sebanyak dua orang pemandu lokal telah mengikuti pelatihan intensif dan resmi tersertifikasi pada tahun 2025
Sebagai pengelola Kampung Jepang Bali Kita (Jelita) di Kelurahan Banjar Sugihan, kami sangat bangga atas berbagai penghargaan resmi yang telah diraih kawasan kami berkat sinergi dan kreativitas seluruh warga. Rekam jejak prestasi komunitas kami berawal dari pencapaian Juara 3 Lomba Kampung Surabaya Hebat (KSH) 2023 atas keberhasilan tata kelola lingkungan, disusul dengan peran aktif kami dalam mengantarkan RW 1 meraih penghargaan tertinggi Program Kampung Iklim (ProKlim) Lestari 2024 dari Kementerian LHK RI. Komitmen kami dalam mengembangkan destinasi wisata berkelanjutan ini akhirnya mencapai puncaknya pada Mei 2026, di mana Kampung Jelita secara resmi dikukuhkan sebagai destinasi wisata berbasis komunitas terbaik melalui raihan Juara 1 Kategori Kampoeng Tourism dalam ajang Surabaya Tourism Awards (STA) 2026