Kampung Lawas Maspati merupakan kampung wisata berbasis masyarakat yang menghadirkan pengalaman wisata terpadu melalui perpaduan atraksi budaya, edukasi, sejarah, permainan tradisional, serta pelestarian lingkungan. Seluruh rangkaian kegiatan wisata dirancang dan diperankan langsung oleh masyarakat setempat, sehingga memberikan pengalaman yang autentik, interaktif, dan berkesan bagi setiap pengunjung.
Kunjungan diawali dengan penyambutan yang hangat melalui berbagai atraksi budaya yang menjadi identitas Kampung Lawas Maspati, seperti Tari Remo, Paduan Suara Lansia, Tarian Kampung, serta Tarian Pijat Asman Kenanga yang menampilkan semangat kebersamaan, kearifan lokal, dan kreativitas masyarakat. Berbagai pertunjukan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi media pelestarian seni dan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Selanjutnya, wisatawan diajak mengikuti berbagai program wisata edukasi yang memberikan pengalaman belajar secara langsung, meliputi edukasi teknologi Robot dan 3D Printing, edukasi pembuatan Kerupuk Pasir, edukasi Beras Nampah, edukasi Kopi Arang, serta edukasi pembuatan Kupat. Ragam edukasi tersebut memperlihatkan perpaduan antara inovasi, teknologi, dan pelestarian tradisi lokal yang menjadi ciri khas Kampung Lawas Maspati.
Pengunjung juga dapat menikmati Area Dolanan Lawas, sebuah ruang yang menghidupkan kembali permainan tradisional Indonesia seperti engklek, bakiak, congklak, catur, dan ular tangga. Area ini menjadi sarana edukasi budaya sekaligus mempererat interaksi antargenerasi melalui permainan yang sarat akan nilai kebersamaan, sportivitas, dan gotong royong.
Sebagai kampung yang kaya akan nilai sejarah, Kampung Lawas Maspati juga menawarkan wisata heritage melalui kunjungan ke beberapa bangunan dan situs bersejarah, di antaranya Rumah Tua 1907, Sekolah Ongko Loro, Rumah Raden Sumomiharjo, serta Pesarean Mbah Buyut Suruh. Setiap lokasi menyimpan cerita perjalanan sejarah yang menjadi bagian penting dari perkembangan Kota Surabaya dan menjadi media pembelajaran bagi wisatawan mengenai sejarah lokal.
Komitmen terhadap pelestarian lingkungan menjadi keunggulan lain yang dimiliki Kampung Lawas Maspati. Berbagai program yang telah mengantarkan kampung ini meraih berbagai penghargaan diwujudkan melalui hidroponik, pemanfaatan energi surya (solar cell), budidaya ikan lele, lubang resapan biopori, pengolahan sampah organik dengan metode Takakura, serta komposter. Seluruh program tersebut menjadi wahana edukasi lingkungan yang menunjukkan bahwa pariwisata dapat berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat.
Seluruh unsur budaya, edukasi, sejarah, permainan tradisional, dan pelestarian lingkungan tersebut berpadu menjadi sebuah pertunjukan wisata yang unik, harmonis, dan saling melengkapi. Kampung Lawas Maspati tidak hanya menawarkan destinasi untuk dikunjungi, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar, berinteraksi, dan merasakan secara langsung kehidupan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai sejarah, budaya, inovasi, serta keberlanjutan. Inilah yang menjadikan Kampung Lawas Maspati memiliki karakter yang kuat sebagai kampung wisata unggulan berbasis masyarakat di Kota Surabaya.
Keunikan dan Keunggulan Desa/Kampung Wisata
Kampung Lawas Maspati merupakan kampung wisata berbasis masyarakat yang mengusung konsep pelestarian sejarah, budaya, dan lingkungan di tengah kawasan perkotaan Surabaya. Keunikan utamanya terletak pada keberhasilannya mempertahankan identitas kampung lawas melalui pelestarian rumah-rumah bersejarah, jejak perjuangan kemerdekaan, serta tradisi masyarakat yang tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Wisatawan tidak hanya berkunjung untuk menikmati suasana kampung yang autentik, tetapi juga memperoleh pengalaman edukatif mengenai sejarah, budaya, dan kehidupan masyarakat lokal.
Keunggulan Kampung Lawas Maspati semakin diperkuat dengan penerapan pariwisata berbasis masyarakat (Community Based Tourism), di mana seluruh kegiatan wisata dikelola secara aktif oleh warga. Masyarakat berperan sebagai pemandu wisata, pelaku UMKM, pengelola atraksi, hingga penggerak pelestarian lingkungan, sehingga manfaat ekonomi, sosial, dan budaya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat setempat.
Sebagai destinasi wisata edukatif, Kampung Lawas Maspati menawarkan berbagai pengalaman yang menggabungkan unsur sejarah, budaya, lingkungan, dan ekonomi kreatif. Wisatawan dapat mengikuti tur kampung, mengunjungi rumah-rumah bersejarah, menikmati kuliner tradisional, mempelajari pengelolaan lingkungan dan urban farming, melihat produk kerajinan lokal, serta berinteraksi langsung dengan masyarakat. Pengalaman tersebut didukung oleh fasilitas informasi, pemandu lokal, media interpretasi, dan penunjuk arah yang memudahkan wisatawan menjelajahi kawasan.
Dengan memadukan nilai sejarah, kearifan lokal, inovasi, serta partisipasi aktif masyarakat, Kampung Lawas Maspati memiliki daya saing sebagai destinasi wisata yang autentik, edukatif, inklusif, dan berkelanjutan. Keunikan tersebut menjadikan Kampung Lawas Maspati tidak hanya sebagai tujuan wisata, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran mengenai pelestarian warisan budaya dan pemberdayaan masyarakat di tengah perkembangan kota modern.
Rekomendasi Saat Kunjungan Desa/Kampung Wisata
Untuk memperoleh pengalaman terbaik saat berkunjung ke Kampung Lawas Maspati, wisatawan disarankan melakukan kunjungan pada pagi hingga sore hari agar dapat mengikuti seluruh rangkaian aktivitas wisata dengan nyaman. Pengunjung juga dianjurkan melakukan reservasi terlebih dahulu, terutama bagi rombongan, sehingga pengelola dapat menyiapkan pemandu wisata dan paket kunjungan yang sesuai.
Selama berada di kawasan kampung wisata, wisatawan dapat mengikuti tur berpemandu untuk mengenal sejarah Kampung Lawas Maspati, mengunjungi rumah-rumah bersejarah, menikmati suasana kampung yang asri, serta berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat. Selain itu, wisatawan dapat mengikuti berbagai kegiatan edukatif seperti pengelolaan lingkungan, urban farming, melihat proses pembuatan produk UMKM, mencicipi kuliner khas, serta menikmati pertunjukan budaya atau permainan tradisional apabila tersedia dalam jadwal kunjungan.
Pengunjung diharapkan menjaga kebersihan, menghormati adat dan budaya masyarakat, mematuhi tata tertib yang berlaku, serta menjaga kenyamanan lingkungan karena Kampung Lawas Maspati merupakan kawasan permukiman yang tetap dihuni oleh warga. Wisatawan juga dianjurkan menggunakan pakaian yang sopan, menjaga etika saat berinteraksi maupun mengambil dokumentasi, serta mendukung perekonomian lokal dengan membeli produk UMKM dan kuliner yang dihasilkan oleh masyarakat.
Dengan mengikuti rekomendasi tersebut, wisatawan tidak hanya memperoleh pengalaman wisata yang berkesan, tetapi juga turut berkontribusi dalam pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan Kampung Lawas Maspati sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat yang berkelanjutan.
Belum ada homestay
Kampung Lawas Maspati memiliki aksesibilitas yang baik dan mudah dijangkau menggunakan berbagai moda transportasi, seperti kendaraan pribadi, sepeda motor, mobil, angkutan umum, taksi, maupun transportasi berbasis aplikasi. Di kawasan kampung juga tersedia mobil ELF yang digunakan untuk mendukung aktivitas wisata, seperti mengantar dan menjemput rombongan wisatawan dari titik parkir menuju lokasi kampung wisata apabila diperlukan. Fasilitas ini memudahkan mobilitas wisatawan, terutama rombongan dalam jumlah besar, sehingga kunjungan dapat berlangsung lebih nyaman, tertib, dan efisien. Selain itu, lokasi Kampung Lawas Maspati telah terintegrasi dengan Google Maps dan didukung rambu penunjuk arah sehingga memudahkan wisatawan dalam menemukan lokasi destinasi.
Kampung Lawas Maspati memiliki pemandu wisata (tour guide) yang siap mendampingi wisatawan selama kegiatan berlangsung. Pemandu terdiri dari warga setempat yang telah memahami sejarah, budaya, lingkungan, dan seluruh daya tarik Kampung Lawas Maspati. Layanan pemandu tersedia untuk wisatawan domestik maupun mancanegara, dengan pemandu berbahasa Indonesia dan Inggris. Dalam pelaksanaannya, pengelola juga berkolaborasi dengan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) untuk mendukung pelayanan rombongan wisatawan dalam jumlah besar. Seluruh pemandu berperan memberikan informasi, mengatur alur kunjungan, memastikan keselamatan wisatawan, serta menciptakan pengalaman wisata yang edukatif, nyaman, dan berkesan.