Kampung Naga merupakan salah satu kampung adat di Indonesia yang masih bertahan di tengah arus modernisasi dan digitalisasi.
Masyarakatnya mempertahankan warisan budaya, sistem nilai, dan kearifan lokal secara turun-temurun.
Secara administratif terletak di Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat.
Kampung Naga sebagai Desa Wisata berbasis Community Based Tourism (CBT) yang mengintegrasikan pelestarian budaya, edukasi, dan pariwisata berkelanjutan.
Kampung Naga diposisikan sebagai "Living Indigenous Classroom" untuk pendidikan budaya dan lingkungan.
Menjadi model praktik pelestarian budaya dalam konteks pembangunan berkelanjutan.
Mengintegrasikan pendidikan formal, penelitian, dan wisata edukatif berbasis pengalaman langsung.
Arsitektur rumah adat tradisional Sunda dengan bahan alami.
Sistem tata ruang kampung adat berbasis kosmologi dan kearifan lokal.
Pola hidup masyarakat adat yang masih mempertahankan tradisi dan aturan adat.
Kesenian tradisional Terebang Sejak, Angklung Buhun dan Gambang (musik dan tari).
Aktivitas pertanian tradisional.
Lanskap alam perbukitan, sungai, dan ekosistem pedesaan yang lestari.