• Home
  • Peta Sebaran
  • Kategori
    • Rintisan
    • Berkembang
    • Maju
    • Mandiri
    • Semua Kategori
  • Produk Wisata
    • Atraksi
      • Wisata Alam (7,421)
      • Wisata Budaya (5,834)
      • Wisata Buatan (3,331)
    • Paket Wisata
    • Suvenir
  • Informasi
    • Event
    • Materi Bimtek
      • Bimtek Jadesta
      • Dewan Juri ADWI 2024
      • Tahapan Penilaian
      • Kategori DTW dan Digital
      • Kategori Amenitas
      • Kategori Kelembagaan dan Resiliensi
    • Direktori
    • Pertanyaan dan Jawaban
    • Video 50 Besar ADWI 2021
    • Video 50 Besar ADWI 2022
    • Video 75 Besar ADWI 2023
    • Video 50 Besar ADWI 2024
  • Forum
    • ADWI 2024
    • ADWI 2023
    • ADWI 2022
    • ADWI 2021
    • Forum Jadesta
Login

Desa Wisata Kuripan Selatan

Kuripan Selatan, Kuripan, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat
  • Profil
  • Fasilitas
  • Video
  • Atraksi
  • Homestay
  • Paket Wisata
  • Suvenir

Desa Wisata Kuripan Selatan merupakan salah satu desa wisata yang berada di Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Desa ini dikenal sebagai destinasi wisata berbasis alam, budaya, dan pemberdayaan masyarakat yang menawarkan pengalaman autentik kehidupan pedesaan khas Suku Sasak. Sebagian besar masyarakat bermata pencaharian sebagai petani, perkebunan dan indsutri pembuatan bata merah.

Ikon utama desa ini adalah Gunung Sasak, sebuah perbukitan yang menawarkan jalur trekking dengan pemandangan matahari terbit (sunrise), matahari terbenam (sunset), hamparan persawahan, serta panorama Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Gunung Rinjani hingga Gunung Agung di Pulau Bali saat cuaca cerah. Selain menjadi destinasi wisata alam, kawasan Gunung Sasak juga menjadi lokasi kegiatan olahraga alam seperti Trail Run Gunung Sasak, camping, edukasi lingkungan, dan penanaman pohon.

Keunggulan Desa Wisata Kuripan Selatan tidak hanya terletak pada keindahan alamnya, tetapi juga pada kekayaan budaya yang masih lestari. Wisatawan dapat menyaksikan dan mengikuti berbagai tradisi lokal seperti Ritual Aci-Aci, Gawe Gawah, pembelajaran membaca Lontar Sasak, hingga pertunjukan musik bambu Penting Tereng, yang menjadi salah satu warisan budaya khas masyarakat setempat. Berbagai atraksi tersebut memberikan pengalaman wisata yang edukatif sekaligus memperkenalkan nilai-nilai kearifan lokal kepada pengunjung.

Sebagai desa wisata berbasis masyarakat (Community Based Tourism), pengelolaan destinasi dilakukan secara kolaboratif oleh pemerintah desa, Pokdarwis Gunung Sasak, pelaku UMKM, kelompok seni budaya, serta masyarakat setempat. Melalui pendekatan ini, pengembangan pariwisata diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian alam dan budaya desa.

Desa Wisata Kuripan Selatan juga menawarkan beragam paket wisata, seperti Soft Trekking Gunung Sasak, Camping Experience, Cultural Experience, Eduwisata Pertanian, wisata kuliner khas Sasak, kegiatan konservasi lingkungan, serta wisata edukasi yang dapat dinikmati oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Setiap paket dirancang agar wisatawan tidak hanya berkunjung, tetapi juga merasakan kehidupan masyarakat desa secara langsung.

Dengan perpaduan panorama alam yang memikat, budaya yang autentik, keramahan masyarakat, serta komitmen terhadap pariwisata berkelanjutan, Desa Wisata Kuripan Selatan hadir sebagai destinasi yang mengusung semangat "Nature, Culture, and Community in Harmony". Desa ini menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin menikmati pengalaman wisata yang alami, edukatif, dan berkesan di Pulau Lombok.

Desa Wisata Kuripan Selatan merupakan destinasi wisata berbasis masyarakat (Community Based Tourism) yang memadukan potensi wisata alam, budaya, edukasi, dan ekonomi kreatif dalam satu kawasan. Terletak di Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat, desa ini menawarkan pengalaman wisata yang autentik melalui interaksi langsung dengan kehidupan masyarakat lokal yang masih menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan tradisional.

Ikon utama desa adalah Gunung Sasak dengan ketinggian sekitar 300 mdpl dan kawasan Kuri Kayangan yang mencapai sekitar 370 mdpl. Jalur pendakian yang relatif mudah menjadikan kawasan ini cocok bagi wisatawan dari berbagai kalangan. Dari puncaknya, pengunjung dapat menikmati panorama hamparan persawahan, perkampungan, Kota Mataram, sebagian wilayah Lombok Barat, hingga Gunung Agung di Pulau Bali saat cuaca cerah. Keindahan matahari terbit (sunrise), matahari terbenam (sunset), dan city light pada malam hari menjadi daya tarik yang memberikan pengalaman visual yang berbeda dalam satu lokasi.

Keunikan lain yang menjadi ciri khas Desa Wisata Kuripan Selatan adalah perpaduan antara keindahan alam dengan aktivitas ekonomi masyarakat yang masih berlangsung secara tradisional. Selain menyaksikan aktivitas pertanian, wisatawan juga dapat mengikuti wisata edukasi pembuatan bata merah tradisional, mulai dari proses pengambilan tanah liat, pencetakan, penjemuran, hingga pembakaran bata. Aktivitas ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar mengenai industri rumahan masyarakat, tetapi juga menunjukkan bagaimana kearifan lokal mampu menjadi sumber penghidupan yang tetap lestari hingga saat ini.

Dari sisi budaya, Desa Kuripan Selatan memiliki berbagai tradisi yang masih dilaksanakan secara turun-temurun, seperti Ritual Aci-Aci, Tradisi Gawe Gawah, pembelajaran membaca Lontar Sasak, serta pertunjukan musik bambu Penting Tereng. Keberadaan tradisi tersebut menjadi kekayaan budaya yang memberikan nilai tambah bagi wisatawan untuk mengenal lebih dekat identitas masyarakat Sasak melalui pengalaman yang nyata, bukan sekadar pertunjukan.

Pengelolaan desa wisata dilakukan secara kolaboratif oleh Pemerintah Desa, Pokdarwis Gunung Sasak, pelaku UMKM, kelompok seni, serta masyarakat setempat. Keterlibatan masyarakat dalam penyediaan jasa pemandu wisata, kuliner khas, camping ground, penyelenggaraan atraksi budaya, hingga pengelolaan paket wisata mencerminkan komitmen terhadap pengembangan pariwisata berbasis masyarakat yang memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada warga.

Sebagai destinasi yang terus berkembang, Desa Wisata Kuripan Selatan juga mengembangkan berbagai aktivitas wisata seperti soft trekking, camping, trail run, eduwisata pertanian, eduwisata pembuatan bata merah, wisata budaya, penanaman pohon, serta pengalaman tinggal bersama masyarakat (live in). Ragam aktivitas tersebut memberikan pilihan pengalaman wisata yang edukatif, aktif, dan berkelanjutan.

Dengan perpaduan panorama alam yang indah, budaya Sasak yang masih lestari, aktivitas ekonomi kreatif masyarakat, serta pengelolaan yang melibatkan masyarakat secara aktif, Desa Wisata Kuripan Selatan memiliki keunggulan sebagai destinasi yang menghadirkan pengalaman wisata menyeluruh. Wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga belajar, berinteraksi, dan merasakan langsung kehidupan masyarakat desa. Inilah yang menjadikan Desa Wisata Kuripan Selatan memiliki karakter dan daya saing yang kuat sebagai destinasi wisata berbasis alam, budaya, dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Lombok Barat.

Desa Wisata Kuripan Selatan merupakan desa wisata yang berada di Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Desa ini berkembang sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat dengan mengoptimalkan potensi alam, budaya, dan aktivitas ekonomi lokal yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

Daya tarik utama desa adalah Gunung Sasak, sebuah kawasan perbukitan yang menjadi lokasi favorit untuk kegiatan trekking ringan, menikmati panorama alam, berkemah, dan menyaksikan matahari terbit maupun matahari terbenam. Dari kawasan ini, pengunjung dapat melihat hamparan persawahan, permukiman warga, serta pemandangan Kota Mataram dan sebagian wilayah Lombok Barat. Jalur menuju puncak dapat ditempuh dalam waktu relatif singkat sehingga sesuai bagi wisatawan pemula, keluarga, maupun komunitas pecinta alam.

Sebagian besar masyarakat Desa Kuripan Selatan bekerja sebagai petani dan pelaku usaha kecil. Hamparan sawah yang masih produktif menjadi ciri khas lanskap desa dan memberikan suasana pedesaan yang tenang dan alami. Selain sektor pertanian, sebagian masyarakat juga menjalankan usaha pembuatan bata merah tradisional yang telah berlangsung secara turun-temurun. Aktivitas ini menjadi salah satu potensi wisata edukasi karena wisatawan dapat melihat secara langsung proses pengolahan tanah liat, pencetakan, penjemuran, hingga pembakaran bata merah yang masih dilakukan secara tradisional.

Desa Kuripan Selatan juga memiliki kekayaan budaya yang tetap dijaga oleh masyarakat. Berbagai tradisi seperti Aci-Aci, Gawe Gawah, pembelajaran membaca Lontar Sasak, serta pertunjukan musik bambu Penting Tereng masih dilaksanakan dalam berbagai kesempatan sebagai bagian dari kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Tradisi Gawe Gawah merupakan bentuk kebersamaan masyarakat dalam kegiatan sosial dan budaya yang mencerminkan semangat gotong royong, kekeluargaan, dan pelestarian nilai-nilai adat Sasak. Keberadaan tradisi-tradisi tersebut menjadi nilai tambah bagi wisatawan yang ingin mengenal budaya lokal secara lebih dekat melalui pengalaman yang autentik.

Pengelolaan desa wisata dilakukan secara kolaboratif oleh Pemerintah Desa Kuripan Selatan, Pokdarwis Gunung Sasak, pelaku UMKM, kelompok seni budaya, dan masyarakat. Berbagai aktivitas wisata yang dikembangkan meliputi trekking Gunung Sasak, camping, wisata budaya, wisata edukasi pertanian, wisata edukasi pembuatan bata merah, serta kegiatan olahraga alam seperti Trail Run Gunung Sasak yang menjadi agenda tahunan untuk memperkenalkan potensi desa kepada masyarakat yang lebih luas.

Dengan memanfaatkan potensi alam, budaya, dan sumber daya masyarakat secara bertahap, Desa Wisata Kuripan Selatan terus mengembangkan pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat lokal. Pengembangan tersebut dilakukan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan, melestarikan budaya Sasak, serta memperkuat peran masyarakat sebagai pelaku utama dalam pembangunan pariwisata. Melalui pendekatan ini, Desa Wisata Kuripan Selatan menghadirkan pengalaman wisata yang alami, edukatif, dan autentik bagi setiap pengunjung.

Fasilitas

  • Areal Parkir
  • Balai Pertemuan
  • Musholla
  • Outbound
  • Spot Foto

Video

Belum ada gallery

Atraksi Wisata

Belum ada atraksi

Kamar Homestay

Belum ada homestay

Paket Wisata

Belum ada produk wisata

Suvenir

Belum ada produk wisata

Transportasi

Kelembagaan/SDM

Pencapaian

Terverifikasi

QRCode Desa Wisata


ID Desa Wisata: #161932

Riwayat ADWI

ADWIPeringkat
2021-
2022-
2023-
2024-

Kategori Desa Wisata

Rintisan

Jumlah Kunjungan Wisatawan

Jumlah UMKM

Jumlah Tenaga Kerja

Jumlah Pendapatan

Lokasi Desa Wisata

Alamat: Jalan Giri Sasak, Kuripan Selatan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat
Buka di Google Maps

Contact Person Sakirin

  • 087860744004
  • syakiruwais85@gmail.com
  • http://kuripanselatan.id
  • pemdeskursel
  • pokdarwis_gnsasak_official

Bagikan Desa Wisata

  • Share
  • Tweet

Desa Wisata di Sekitar

Maju

Desa Wisata Mekarsari-narmada (8.65 km)

Kabupaten Lombok Barat
300 Besar
Rintisan

Desa Wisata Banyumulek (7.15 km)

Kabupaten Lombok Barat
Berkembang

Desa Wisata kampung budaya (7.78 km)

Kabupaten Lombok Barat
Berkembang

Desa Wisata Taman Ayu (9.71 km)

Kabupaten Lombok Barat
Rintisan

Desa Wisata Puyung (7.91 km)

Kabupaten Lombok Tengah
Berkembang

Desa Wisata Sentra Tenun (6.65 km)

Kabupaten Lombok Tengah


Jejaring Desa Wisata

Klasifikasi Desa Wisata

  • Rintisan
  • Berkembang
  • Maju
  • Mandiri
  • Pencarian Desa Wisata
  • Wisata Alam
  • Wisata Budaya
  • Wisata Buatan
  • Pencarian Atraksi

Hubungi Kami

0812-1000-2190
info@jadesta.com
KEMENTERIAN PARIWISATA REPUBLIK INDONESIA
© 2026
  • Close X
×

Berikan Penilaian Terbaik Anda...