Desa Riam Tinggi berdiri Tahun 1917, merupakan salah satu dari 10 desa dan 1 kelurahan diwilayah kecamatan Delang Kab.Lamandau Propinsi Kalimantan Tengah, dipimpim oleh seorang Perempuan sebagai kepala desa,dengan luas wilayah ± 2.334,55 separuh lebih wilayah adalah kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT).
Jumlah penduduk 156 Jiwa dari 55 KK terbagi dalam 2 wilayah RT
Sebelum menjadi desa yang diakui administrasinya oleh pemerintah Riam Tinggi merupakan dusun/dukuh yang cuma dihuni oleh 15 orang,
proses menjadi desa wisata berawal dari SK Bupati Lamandau nomor 188.45/1531II/HUK/2015 tentang penetapan kecamatan Delang sebagai tujuan wisata alam dan budaya,Desa wisata Riam Tinggi berkembang menjadi desa wisata karena swadaya masyarakat, bahu membahu gotong royong dengan tujuan membangun untuk kemajuan desa
Sekarang Desa Riam Tinggi merupakan tujuan utama Destinasi Wisata di kab.Lamandau yang akan menyuguhkan pesona alam,sejarah,adat budaya.
Potensi Wisata Desa Riam Tinggi
1.Wisata Alam
Bukit Lubang Kilat,Dusun Bingal,Arung Jeram,Tracking,ke Ladang Warga, Riam Batu Rajo
2.Wisata Budaya
Welcome Ceremony Potong Garung Pantan,Ponjorahan,(Ritual Sambut Tamu), Bonoik-Bonaki (Riual Sambut Tamu), Bagondang ( Pesta Sambut Tamu)
3.Wisata Edukasi
Menganyam, Menyumpit, Wisata Jurugnk, Kelas Kuliner, Menanam Padi diladang
4.Wisata Kuliner
Kelas Memasak ( Pulut Lomang, Nasi Putut, Wadai Sango )
Prestasi yang sudah di capai desa wisata riam tinggi adalah :
Desa Wisata Riam Tinggi Mempunyai Ojek Wisata siap mengantarkan anda dari Homestay atau titik point kumpul ke Dusun Bingal / Camping ground Bingal, jarak tempuh 3 KM dangan tarif Rp.50.000/orang / Motor (WNI) Rp.100.0000 (WNA) durasi perjalanan 5-10 menit.
Desa Wisata Riam Tinggi memiliki SDM pemandu wisata yang berasal dari masyarakat lokal dan dikoordinasikan oleh Pokdarwis Batu Rajo. Para pemandu bertugas mendampingi wisatawan pada seluruh paket wisata alam, budaya, dan edukasi, memberikan interpretasi mengenai sejarah, adat istiadat Dayak Tomun, serta memastikan keamanan, kenyamanan, dan kepuasan wisatawan selama berkunjung. Keberadaan pemandu wisata menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman wisata yang berkualitas dan berbasis masyarakat
Total Pemandu yang ada 6 orang telah megikuti pelatihan kepemanduan pelatihan.
Desa Riam Tinggi Tidak/Belum mempunyai Koperasi Merah Putih
Adapun prestasi yang pernah dicapat Desa Riam Tinggi antara lain sebagai berikut.
Festival Babukung merupakan festival budaya terbesar di Kabupaten Lamandau yang menampilkan tradisi topeng (Babukung) masyarakat Dayak Tomun. Festival ini bertujuan melestarikan seni, adat, dan ritual warisan leluhur serta menjadi daya tarik wisata budaya.
Desa Wisata Riam Tinggi turut berpartisipasi dalam festival ini dengan menampilkan kesenian dan budaya Dayak Tomun. Pada tahun 2018, Desa Wisata Riam Tinggi berhasil meraih Juara III Kategori Bukung Bamba (Topeng Kupu-Kupu Besar). Prestasi ini menjadi salah satu pencapaian penting desa dalam pelestarian budaya lokal.
Berpartisipasi dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia ADWI 2021-2024
Mengikuti Lomba Desa Wisata Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2024
Kalaborasi dangan Youtuber dari Meksiko Luisito Comunica
Link Video
Desa Wisata Riam Tinggi menjalin kerja sama dengan berbagai agen tour/travel dalam pemasaran dan pelaksanaan paket wisata. Kerja sama tersebut meliputi promosi destinasi, penyusunan itinerary, pemesanan homestay, transportasi, serta pendampingan wisatawan selama berkunjung. Melalui kolaborasi ini, wisatawan memperoleh kemudahan dalam mengakses paket wisata alam, budaya, dan edukasi yang ditawarkan Desa Wisata Riam Tinggi, sekaligus meningkatkan kunjungan wisata dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.