SEJARAH KAMPUNG WISATA TAMAN SARI
Kampung Wisata Taman Sari dibentuk pada tahun 2016 melalui Peraturan Walikota Yogyakarta Nomor 115 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Kampung Wisata. Seiring berkembangnya pariwisata di Kota Yogyakarta, kawasan ini kemudian diintegrasikan sebagai salah satu destinasi unggulan yang menghadirkan perpaduan antara warisan sejarah, keindahan arsitektur, dan kehidupan masyarakat tradisional. Penyebutan “Kampung Wisata Taman Sari” merepresentasikan dua unsur utama yang melekat di wilayah ini: Warisan sejarah kompleks Taman Sari sebagai bagian dari peninggalan Keraton Yogyakarta.
Kehidupan kampung masyarakat setempat yang tetap lestari, serta menawarkan berbagai aktivitas wisata budaya, seperti pembuatan batik, kerajinan, interaksi sosial warga, hingga edukasi budaya di lingkungan Kampung Taman yang berada dalam toponim Patehan.
Kawasan ini tidak hanya menjadi ruang untuk melihat situs sejarah sebagai objek semata, melainkan ruang hidup yang terus berdenyut bersama aktivitas warganya. Hal ini memberikan pengalaman wisata yang lebih otentik, hangat, dan “hidup”, di mana pengunjung tidak hanya melihat, tetapi juga merasakan kehidupan budaya yang berlangsung sehari-hari.
KONDISI GEOGRAFIS KAMPUNG WISATA TAMAN SARI
Letak Kampung Wisata Taman Sari berada kawasan Permandian Taman Sari, lebih tepatnya di wilayah Kampung Taman, Kelurahan Patehan, Kecamatan Kraton. Kondisi fisik wilayah dengan karakteristik perkampungan di kota Yogyakarta yang padat dan dinamis memunculkan keunikan potensi masing-masing wilayah.
SUASANA KHAS KAMPUNG WISATA TAMAN SARI
Kampung yang berada di kawasan heritage, dengan atmosfer budaya jawa yang kental karena dekat dengan Kraton Yogyakarta dan Situs Permandian Taman Sari. Rasa Khas ketika berada di Kamwis Taman Sari sesuai dengan tagline yaitu Warmth & Harmony, kehangatan dan keserasian.
KEUNIKAN KAMPUNG WISATA TAMAN SARI
Keunikan Kampung Wisata Taman Sari adalah kehidupan masyarakatnya yang dari dulu berdampingan dengan dinamika pariwisata yang sudah ada sejak Situs Permandian Taman Sari dijadikan tempat wisata, selain itu paket-paket wisata nya juga mengangkat tema-tema budaya dan tradisional karena berada sangat dekat di kawasan Kraton Yogyakarta.
HAL MENARIK KAMPUNG WISATA TAMAN SARI
Kampung Wisata Taman Sari mempunyai atraksi paket wisata yang tidak ada di kampung-kampung wisata lainnya karena paket ini berdasarkan nama toponim wilayah dimana kampung wisata Taman Sari berada yaitu wilayah PATEHAN. Kita mempunya paket wisata "Romantisme Ngeteh di Patehan" salah satu paket unggulan merasakan pengalaman upacara minum teh ala Raja Kraton Yogyakarta, dengan filosofi & edukasi yang kita sampaikan akan memberikan deep experience tentang upacara minum teh di Kraton Yogyakarta. Selain itu ada salah satu destinasi wisata Edukasi yang berada di wilayah Kampung Wisata Tamansari yaitu Kampoeng Cyber yang telah mendunia. Disana kita bisa mempelajari tentang penerapan teknologi informasi di perkampungan yang bermanfaat untuk masyarakat. Mark Zuckerberg (pendiri Facebook), Menkominfo Pak Rudiantara, Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Raja dan Ratu Belanda, Presiden Jerman, Menkomdigi Ibu Meutya Hafid adalah beberapa tokoh dunia dan tokoh nasional yang sudah mengunjungi Kampoeng Cyber.
Kondisi jalan menuju Kampung Wisata Taman Sari tergolong sangat baik. Sebagian besar jalur sudah beraspal halus, sementara di kawasan wisata sendiri terdapat jalan khas berbatu candi yang menambah nuansa historis dan estetik kawasan. Lokasi Kampung Wisata Taman Sari yang berada di tengah Kota Yogyakarta menjadikannya sangat mudah dijangkau dari berbagai arah.
Tersedia 65 pemandu wisata yang telah mengikuti Pelatihan Bahasa Asing serta Pelatihan Storytelling, sehingga mampu memberikan pengalaman wisata yang informatif, komunikatif, dan menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Desa Wisata Taman Sari memiliki Koperasi Kelurahan Merah Putih Patehan, yang menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat. Koperasi ini memiliki unit usaha produksi dan penjualan Batik Segoro Amarto Reborn, yaitu batik khas resmi Pemerintah Kota Yogyakarta yang digunakan sebagai seragam wajib bagi ASN di lingkungan Pemkot Yogyakarta.
Kelembagaan lain di Desa Wisata Taman Sari, yaitu: Paguyuban Pramuwisata Tamansari Yogyakarta, Paguyuban Pedagang Kawasan Gapura Panggung Taman Sari Yogyakarta, dan Paguyuban Karawitan "Noto Budoyo".
Juara 1 Lomba Paket Wisata Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Tahun 2025
Desa Wisata Taman Sari telah memperoleh publikasi melalui pemberitaan di media lokal.