Dahulu daerah kidulan termasuk Desa Tumpakkepuh merupakan kawasan hutan yang sangat lebat. Dan orang – orang yang membuka hutan atau babat di ini orang lazim menyebut sebagai Cikal Bakal Desa, dari sekian orang yang babat yang menonjol sebagaimana diceriterakan orang – orang tua adalah merupakan wewengkon kerajaan mataram dengan ditandai adanya pohon „ Randu Alas „ kala itu karena daerah Tumpakkepuh dan sekitarnya belum terhuni maka akan dijadikan bumi tampakan ( saat ini semacam Transmigrasi ) dengan mendatangkan kerabat kerajaan beserta punggawanya yaitu :
Untuk membuka wewengkon mataram yang belum terhuni , mereka yakin bahwa daerah ini akan menjadi daerah harapan yang dapat menjamin kesejahteran mereka dan keturunannya. Tidak mudah bagi babat didaerah ini karna daerah ini juga dikenal wingit. Dari keuletan mereka akhirnya dibukalah lokasi – lokasi perladangan yang subur hingga akhirnya daerah ini dikenal serta banyak didatangi orang – orang yang mencari penghidupan yang lebih baik hingga mereka membawa keluarga serta beranak pinak semakin lama semakin banyak. Dalam perkembanganya sampai saat ini orang tersebut ( Raden Mas Sumodiharjo , Dewi Supartini ) menjadi Danyangan desa .
Nama Tumpakkepuh diambil dari kata Tumpak yang berarti Puncak atau perbukitan dan Kepuh berarti pohon „ Kepuh „ yang banyak tumbuh didaerah perbukitan tersebut, sehingga para sesepuh untuk menandai lokasi memberikan sebuah nama „ TUMPAKKEPUH „.
Masih menurut riwayat Desa Tumpakkepuh dahulu hanyalah merupakan pedukuhan dari Desa Lorejo dan satu dukuh wotgalih sempalan dari desa Pasiraman.
Adapun secara rinci sebagai berikut ( dipetik dari Buku Babon dan diceritakan oleh para sesepuh ):
a. Ngrejo yang wilayah pemerintahannya meliputi ; Desa Ngrejo itu sendiri, Desa Bakung, Desa TumpakOyot, Plandirejo dan Pulerejo yang dipimpin berturut –turut :
b. Kedungbanteng yang wilayah pemerintahannya meliputi ; Desa Kedungbanteng itu sendiri, Desa Sidomulyo dan Desa Tumpakkepuh dipimpin oleh Mbah Bolenthung
Desa tumpakkepuh memiliki potensi wisata yang jika di kelola dan di kembangkan bisa meningkatkan SDM masyarakat desa tumpakkepuh,adapun potensi wisata di desa tumpakkepuh meliputi ;
-wisata pantai pangi
-wisata pantai gayasan
-wisata goa embultuk
-Randu agung {pohon randu terbesar di jatim}
-Goa terawang
Pantai pangi,pantai gayasan,randu agung,goa embultuk