Atraksi ini cocok dikembangkan sebagai wisata heritage, budaya, edukasi, dan community based tourism, khususnya bagi wisatawan yang ingin mengenal sisi lain Kota Yogyakarta melalui kehidupan kampung dan masyarakatnya.
Durasi: ± 1–2 jam
Moda: Berjalan kaki
Jenis wisata: Wisata budaya, sejarah, heritage, edukasi, dan kehidupan masyarakat
Sasaran: Wisatawan domestik, wisatawan mancanegara, pelajar, mahasiswa, keluarga, komunitas, dan rombongan wisata.
Daya Tarik Utama:
Konsep pengalaman:
“Mlaku – Ndelok – Krungu – Crita – Ngrasakke”
Berjalan menyusuri kampung, melihat kehidupan warga, mendengar cerita sejarah, berinteraksi dengan masyarakat, dan merasakan langsung suasana Kampung Condronegaran.