• Home
  • Peta Sebaran
  • Kategori
    • Rintisan
    • Berkembang
    • Maju
    • Mandiri
    • Semua Kategori
  • Produk Wisata
    • Atraksi
      • Wisata Alam (7,179)
      • Wisata Budaya (5,800)
      • Wisata Buatan (3,312)
    • Paket Wisata
    • Suvenir
  • Informasi
    • Event
    • Materi Bimtek
      • Bimtek Jadesta
      • Dewan Juri ADWI 2024
      • Tahapan Penilaian
      • Kategori DTW dan Digital
      • Kategori Amenitas
      • Kategori Kelembagaan dan Resiliensi
    • Direktori
    • Pertanyaan dan Jawaban
    • Video 50 Besar ADWI 2021
    • Video 50 Besar ADWI 2022
    • Video 75 Besar ADWI 2023
    • Video 50 Besar ADWI 2024
  • Forum
    • ADWI 2024
    • ADWI 2023
    • ADWI 2022
    • ADWI 2021
    • Forum Jadesta
Login

Desa Wisata SAPITU LAPE

LAPE, LAPE, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat
  • Profil
  • Fasilitas
  • Video
  • Atraksi
  • Homestay
  • Paket Wisata
  • Suvenir
  • Aksesbilitas
  • Kelembagaan/SDM
  • Pencapaian

Desa Wisata Sapitu Lape merupakan destinasi yang memadukan keindahan alam, kekayaan budaya, dan jejak sejarah yang hidup dalam ingatan kolektif masyarakat. Lanskapnya masih alami, dihiasi pepohonan rindang, udara sejuk, serta aliran air yang jernih yang menjadi bagian dari keseharian warga.

Daya tarik utamanya, Tiu Pasai, adalah kolam alami yang berada di antara Gunung/Olat Jati dan Gunung/Olat Unter Kanangi, menciptakan lanskap yang unik dan memukau. Kolam alami ini terbentuk di tengah struktur bebatuan tinggi yang menjulang, menghadirkan suasana kokoh sekaligus menenangkan. Kawasan ini juga menjadi salah satu contoh dan role model kelestarian hutan di Sumbawa yang masih terjaga dengan baik oleh masyarakat.

Tiu Pasai dipercaya sebagai lokasi mandinya tujuh bidadari, sebuah kisah yang hidup dalam ingatan kolektif masyarakat hingga kini. Selain itu, terdapat juga Liang/Goa Domba (Domba Konon), yang diyakini sebagai tempat persembunyian tujuh gadis cantik saat dikejar oleh Goran atau semacam perompak pada masa Kedatuan sekitar tahun 1795 pada masa lampau.

Di area pematang sawah juga terdapat Batu Nisung, sebuah batu bersejarah yang dipercaya sebagai bukti aktivitas tujuh gadis cantik yang menumbuk obat-obatan atau ramuan pada masa dahulu. Situs ini menjadi bagian penting dari cerita sejarah lisan yang masih dijaga oleh masyarakat setempat.

Pengunjung tidak hanya menikmati panorama, tetapi juga dapat merasakan pengalaman langsung seperti mandi di kolam alami, menyusuri air dengan perahu karet, hingga menikmati aliran air yang jatuh lembut seperti benang sutera dari bendungan yang menjadi spot favorit. Kekayaan budaya juga hadir melalui atraksi tradisional seperti Karaci dan Ratib Rabana Ode yang memperkuat identitas lokal.

Desa wisata ini dibuka secara rutin setiap hari Minggu pukul 08.00 hingga 17.00 WITA serta pada peringatan hari-hari besar nasional. Di luar hari tersebut, kunjungan tetap dapat dilakukan dengan reservasi terlebih dahulu melalui pengelola sebagai bentuk pengaturan dan kenyamanan bersama.
 

Keunggulan Desa Wisata Sapitu Lape terletak pada perpaduan utuh antara alam, budaya, dan sejarah yang masih terjaga dengan baik. Setiap sudutnya tidak hanya menawarkan keindahan, tetapi juga pengalaman yang sarat makna.

Keunikannya antara lain:

  1. Tiu Pasai sebagai kolam alami yang berada di antara Gunung/Olat Jati dan Gunung/Olat Unter Kanangi
  2. Struktur bebatuan tinggi dan unik yang membentuk lanskap alami yang khas
  3. Kawasan hutan yang masih terjaga dan menjadi role model kelestarian lingkungan di Sumbawa.
  4. Legenda tujuh bidadari yang menjadi bagian dari identitas dan ingatan kolektif masyarakat
  5. Liang/Goa Domba (Domba Konon) sebagai situs sejarah lisan masa Kedatuan sekitar tahun 1795
  6. Batu Nisung di pematang sawah sebagai bukti sejarah aktivitas pengolahan ramuan oleh tujuh gadis cantik
  7. Spot aliran air menyerupai benang sutera dari bendungan yang menjadi daya tarik khas
  8. Aktivitas wisata berbasis pengalaman seperti mandi dan perahu karet di kolam alami
  9. Atraksi budaya Karaci dan Ratib Rabana Ode sebagai wujud kekayaan tradisi lokal
  10. Sistem kunjungan yang terkelola (hari tertentu dan reservasi) untuk menjaga kenyamanan dan kelestarian
  11. Keterlibatan masyarakat dalam menjaga alam, budaya, dan nilai sejarah

Di tempat ini, keindahan tidak hanya dilihat, tetapi juga dijaga bersama.

.3. Rekomendasi Saat Kunjungan Desa Wisata

Agar kunjungan ke Desa Wisata Sapitu Lape lebih berkesan, disarankan:

Mengunjungi pada hari Minggu (08.00–17.00 WITA) atau hari besar nasional

Melakukan reservasi terlebih dahulu jika berkunjung di luar hari tersebut dengan menghubungi pengelola

Perjalanan dari Bandar Udara Sultan Muhammad Kaharuddin (Sumbawa Besar) menuju Kecamatan Lape dapat ditempuh sekitar ±45–1 jam perjalanan melalui jalur dengan pemandangan alam khas Sumbawa

Sesampainya di Lape, menuju lokasi Tiu Pasai dapat melalui dua akses utama:

Jalan gang depan Polsek Lape, mengikuti petunjuk arah

Gang samping Alfamart Lape atau depan Bala Dea Busing Lape, menuju arah Stompa Jaya dan lanjut ke jalan usaha tani Unter Kanangi

Dari titik tersebut, perjalanan menuju lokasi Tiu Pasai sekitar ±15 menit dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat

Tersedia area parkir untuk pengunjung

Datang pada pagi atau sore hari untuk menikmati suasana yang lebih sejuk

Menggunakan alas kaki yang nyaman karena akses masih alami

Mencoba aktivitas seperti mandi di kolam alami atau perahu karet dengan tetap mengutamakan keselamatan

Mengabadikan momen di spot air jatuh seperti benang sutera

Menyaksikan atraksi budaya Karaci dan Ratib Rabana Ode

Menjaga kebersihan serta menghargai adat dan cerita lokal

Kontak Reservasi / Informasi:
Indra – 082235336741

Kunjungan ke Sapitu Lape bukan hanya soal waktu yang tepat, tetapi juga tentang cara yang bijak—datang dengan kesadaran, pulang dengan pengalaman.

Fasilitas

  • Areal Parkir
  • ATMs
  • Balai Pertemuan
  • Kios Souvenir
  • Kuliner
  • Musholla
  • Selfie Area
  • Spot Foto
  • Tempat makan
  • Wifi Area

Video


Wisata alami yang unik dan otentik "Tiu pasai Lape "

Sepat masakan khas sumbawa yang mendunia

Meniup dan Memainkan alat musik tradisional "Sarune"yang terwarisi secara turun temurun

Karya Film Perdana Konten Kreatif dan Digital Yang disutradarai oleh sdm

Wisata Buatan "Bendungan Mengkoang " Desa Lape

Unik,Sofa Dari Sampah ??? pembuatan SOBOTIK (Sofa Botol Plastik)

Unit dan kelompok pengolahan sampah di Desa Lape | pemerintah Desa Lape

Bank Sampah Boto | Sosialisasi dan edukasi tentang pengolahan Sampah hingga menabung Sampah

Jaringan internet kuat dan wifi di desa wisata sapitu lape

Atraksi Wisata

Wisata Budaya

Serune Dan Gong Genang

Rp 1,000,000
Wisata Budaya

Pertunjukkan Live Musik Sanggar Seni Nisung Gali

Rp 2,000,000
Wisata Budaya

Atraksi Karaci

Rp 300,000

Kamar Homestay

Belum ada homestay

Paket Wisata

Paket Wisata

Belajar Memainkan Alat Musik Tiup Khas Sumbawa Yaitu Sarune

Rp 100,000
Paket Wisata

Momen hijau yang abadi dari udara

Rp 1,000,000

Suvenir

Suvenir

SARUNE

Rp 150,000

Transportasi

Akses menuju Desa Wisata Sapitu Lape, khususnya Tiu Pasai, dapat ditempuh dengan cukup mudah melalui jalur darat. Dari pusat Kabupaten Sumbawa Besar maupun Bandar Udara Sultan Muhammad Kaharuddin, perjalanan dapat dilanjutkan menuju Kecamatan Lape dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Setibanya di kawasan Lape, tersedia berbagai pilihan akses transportasi yang dapat digunakan oleh pengunjung, antara lain:

  • Sewa kendaraan pribadi (rental mobil) yang tersedia di Sumbawa Besar maupun sekitarnya
  • Sewa sepeda motor (rental motor) untuk perjalanan yang lebih fleksibel
  • Transportasi lokal/ojek yang dapat diakses di sekitar wilayah Lape
  • Kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat

Dari titik masuk Desa Lape, perjalanan menuju lokasi Tiu Pasai dapat dilanjutkan sekitar ±15 menit dengan akses jalan yang dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Jalur menuju lokasi juga telah memiliki petunjuk arah melalui beberapa akses utama desa serta jalur usaha tani menuju kawasan Unter Kanangi.

Di area wisata juga telah tersedia area parkir yang dapat menampung kendaraan pengunjung dengan aman dan tertata.

Dengan kondisi tersebut, aksesibilitas menuju Desa Wisata Sapitu Lape cukup mendukung bagi wisatawan lokal maupun luar daerah, baik yang menggunakan transportasi umum, sewa kendaraan, maupun kendaraan pribadi.

Kelembagaan/SDM

Desa Wisata Sapitu Lape saat ini telah memiliki pemandu wisata lokal yang berasal dari masyarakat setempat. Pemandu wisata berperan dalam mendampingi pengunjung selama berada di kawasan wisata, khususnya di Tiu Pasai, serta memberikan informasi terkait daya tarik alam, budaya, dan sejarah yang ada di kawasan desa wisata.

Selain itu, pemandu wisata juga membantu menjaga kenyamanan dan keamanan pengunjung, terutama dalam aktivitas wisata seperti mandi di kolam alami, penggunaan perahu karet, serta kunjungan ke situs sejarah seperti Liang/Goa Domba dan Batu Nisung. Keberadaan pemandu wisata ini menjadi bagian penting dalam pengelolaan wisata berbasis masyarakat.

Di Desa Lape telah terbentuk Koperasi Desa Merah Putih, yang saat ini masih dalam tahap pengembangan, khususnya pada pembangunan gerai sebagai bagian dari penguatan kelembagaan ekonomi desa.

Koperasi ini dirancang untuk menjadi wadah ekonomi masyarakat desa dengan arah pengembangan usaha yang di antaranya meliputi:

  • Penguatan simpan pinjam masyarakat
  • Pengembangan usaha mikro dan perdagangan lokal
  • Dukungan terhadap produk dan potensi ekonomi desa
  • Rencana pengembangan layanan yang dapat mendukung sektor wisata desa ke depan dan lainnya

Keberadaan Koperasi Desa Merah Putih diharapkan menjadi salah satu pilar penggerak ekonomi masyarakat Desa Lape secara berkelanjutan, termasuk dalam mendukung pertumbuhan Desa Wisata Sapitu Lape.

Pencapaian

Desa Wisata Sapitu Lape terus menunjukkan perkembangan sebagai destinasi wisata berbasis alam, budaya, dan sejarah yang dikelola oleh masyarakat. Dalam proses pengembangannya, desa ini telah memperoleh berbagai bentuk apresiasi dan dukungan pada tingkat desa dan kabupaten, terutama dalam program pengembangan desa wisata.

Selain itu, Desa Wisata Sapitu Lape juga menjadi salah satu destinasi yang mendapat perhatian dalam pengembangan sektor pariwisata daerah Kabupaten Sumbawa, khususnya karena potensi alam Tiu Pasai, kekayaan budaya, serta nilai sejarah yang melekat dalam kehidupan masyarakat.

Desa Wisata Sapitu Lape aktif berpartisipasi sekaligus menjadi bagian dari penyelenggaraan berbagai kegiatan seni, budaya, dan pengembangan potensi masyarakat, antara lain:

1. Penyelenggaraan “Tiu Pasai Got Talent 2026”, meliputi lomba karaoke, vokal solo anak-anak dan dewasa sebagai upaya menggali dan mengembangkan potensi seni masyarakat.
2. Keterlibatan dalam event budaya “Lape Junjung Budaya Desa Lape” dalam rangka pelestarian adat dan budaya lokal.
3. Partisipasi dan dukungan dalam kegiatan HUT RI ke-80 Tahun 2025, sebagai wujud kebersamaan masyarakat dalam memeriahkan hari kemerdekaan melalui kegiatan seni dan budaya.
4. Dukungan serta dokumentasi kegiatan Karaci Sakral Adat Bala Dea Busing Lape Tahun 2025, sebagai bagian dari pelestarian tradisi dan nilai budaya lokal.
5. Keterlibatan dalam berbagai festival budaya dan kegiatan promosi pariwisata tingkat desa, kecamatan maupun kabupaten.

Desa Wisata Sapitu Lape mulai dikenal melalui berbagai media dan kanal digital, baik lokal maupun regional, melalui publikasi potensi wisata, khususnya Tiu Pasai.

Beberapa bentuk eksposur dan kolaborasi yang telah dilakukan antara lain:

1. Liputan Sumbawa Tahun 2024 yang mengangkat destinasi wisata Tiu Pasai, sebagai salah satu potensi wisata unggulan
2. Publikasi melalui akun media sosial resmi Desa Wisata Sapitu Lape di Facebook, Instagram, TikTok, dan YouTube, sebagai sarana promosi digital
3. Upaya pengembangan Podcast Desa Wisata Sapitu Lape, sebagai media promosi potensi desa, baik SDM maupun SDA
4. Kolaborasi dengan content creator dan influencer dalam rangka promosi wisata daerah
5. Dipublikasikan melalui akun YouTube OVOY, berupa video peserta Festival Youtuber Desa Tahun 2025 yang menampilkan potensi Desa Wisata Sapitu Lape

Desa Wisata Sapitu Lape terus mengembangkan jejaring kerja sama dan kemitraan dalam rangka penguatan kapasitas dan pengembangan destinasi, antara lain:

  • Kerja sama dengan perguruan tinggi, khususnya melalui kegiatan mahasiswa KKN Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) Tahun 2024, yang berkontribusi dalam pemasangan penunjuk arah di kawasan Desa Wisata Sapitu Lape sebagai upaya mendukung aksesibilitas dan informasi bagi pengunjung.
  • Kolaborasi dengan  STIKES Griya Husada Sumbawa yang memberikan bantuan berupa kotak P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) sebagai dukungan terhadap aspek keselamatan dan kesehatan pengunjung di kawasan wisata.
  • Kolaborasi dengan komunitas dan pegiat wisata dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia serta promosi digital desa wisata.
Terverifikasi

QRCode Desa Wisata


ID Desa Wisata: #50913

Riwayat ADWI

ADWIPeringkat
2021-
2022-
2023-
2024-

Kategori Desa Wisata

Berkembang

Jumlah Kunjungan Wisatawan

Jumlah UMKM

Jumlah Tenaga Kerja

Jumlah Pendapatan

Lokasi Desa Wisata

Alamat: Dusun Lape Atas,Desa Lape,kecamatan Lape,kabupaten Sumbawa NTB
Buka di Google Maps

Contact Person POKDARWIS SAPITU LAPE

  • 082339230669 /.082235336741
  • pokdarwisdesalape@gmail.com
  • desawisatasapitulape
  • desawisatasapitulape

Bagikan Desa Wisata

  • Share
  • Tweet

Desa Wisata di Sekitar



Jejaring Desa Wisata

Desa Wisata

  • Rintisan
  • Berkembang
  • Maju
  • Mandiri
  • Pencarian Desa Wisata
  • Wisata Alam
  • Wisata Budaya
  • Wisata Buatan
  • Pencarian Atraksi

Hubungi Kami

0812-1000-2190
info@jadesta.com
KEMENTERIAN PARIWISATA REPUBLIK INDONESIA
© 2025
  • Close X