• Home
  • Peta Sebaran
  • Kategori
    • Rintisan
    • Berkembang
    • Maju
    • Mandiri
    • Semua Kategori
  • Produk Wisata
    • Atraksi
      • Wisata Alam (7,229)
      • Wisata Budaya (5,823)
      • Wisata Buatan (3,326)
    • Paket Wisata
    • Suvenir
  • Informasi
    • Event
    • Materi Bimtek
      • Bimtek Jadesta
      • Dewan Juri ADWI 2024
      • Tahapan Penilaian
      • Kategori DTW dan Digital
      • Kategori Amenitas
      • Kategori Kelembagaan dan Resiliensi
    • Direktori
    • Pertanyaan dan Jawaban
    • Video 50 Besar ADWI 2021
    • Video 50 Besar ADWI 2022
    • Video 75 Besar ADWI 2023
    • Video 50 Besar ADWI 2024
  • Forum
    • ADWI 2024
    • ADWI 2023
    • ADWI 2022
    • ADWI 2021
    • Forum Jadesta
Login

Desa Wisata Pariangan Desa Terindah Di Dunia 50 Besar ADWI 2022

Pariangan, Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat
  • Profil
  • Fasilitas
  • Video
  • Atraksi
  • Homestay
  • Paket Wisata
  • Suvenir
  • Aksesbilitas
  • Kelembagaan/SDM
  • Pencapaian

Desa Wisata Nagari Tuo Pariangan 

 

Desa wisata Nagari Tuo Pariangan adalah sebuah desa indah yang terletak di lereng Gunung Marapi, sebuah gunung api aktif yang berada di dataran tinggi Provinsi Sumatera Barat. Berada di ketinggian 800 - 1000 mdpl, Pariangan memiliki topografi daerah perbukitan dan pegunungan dengan udara yang sejuk. Posisi geografis ini juga memberikan anugerah alam yang elok dan subur bagi desa wisata Pariangangan dimana sawah berjenjang memanjakan mata dari lereng Gunung Marapi hingga lembah-lembah yang ada dibawahnya bahkan hingga ke Danau Singkarak.

Pariangan adalah sebuah desa yang istimewa. Tambo, tradisi lisan Masayarakat Minangkabau, menyebut Pariangan sebagai desa atau nagari tertua tempat nenek moyang dan peradaban mereka bermula. Hal ini tertuang dalam pepatah kuno “dari mano dating titiak palito, dari telong nan Batali. Dari mano asa nenek moyang kito, dari puncak gunuang Marapi.” Hingga saat ini, masih ditemukan berbagai bukti peradaban tua Masyarakat Minangkabau di nagari ini seperti Batu Lantak Tigo, Kuburan Panjang Datuak Tantejo Gurhano, Sawah Satampang Baniah, Lurah Indak Barayia dan masih banyak lagi yang lainnya. 

Kekayaan sejarah dan budaya ini lah yang menjadikan Pariangan tidak hanya indah dipandang mata namun juga indah untuk dinikmati dan diselami lebih jauh melalui paket-paket wisata seperti live in experience, heritage walk, rice fields walk dan lain sebagainya.

Pariwisata di Nagari Tuo Pariangan mulai berkembang pesat dengan adanya publikasi dari Travel Budget USA pada tahun 2012 yang menyebut Pariangan sebagai salah satu desa terindah di dunia. Pada artikel World’s 16 Most Picturesque Village yang ditulis Sandra Ramani dan dipublikasikan pada 23 Februari 2012, Pariangan disandingkan dengan Shirakawa-go di Jepang, Eze di Perancis dan Niagara-on-the-lake di Kanada dan desa-desa lainnya sebagai 16 desa terindah di dunia. Artikel tersebut kemudian memanacing rasa ingin tahu dan mengundang wisatawan untuk mengenal Pariangan lebih dekat dan kemudian ini mendorong akselerasi pembangunan dan pengembangan pariwisata di Nagari Tuo Pariangan. 

Desa Wisata Pariangan dapat ditempuh lewat jalur darat dengan kendaraan roda dua maupun empat dari kota-kota besar di Sumatera Barat; 90 menit dari Bandara Internasional Minangkabau, 2 jam dari kota Padang, 90 menit dari Kota Bukittinggi dan 90 menit dari kota Payakumbuh.

Fasilitas

  • Areal Parkir
  • Balai Pertemuan
  • Cafetaria
  • Jungle Tracking
  • Kamar Mandi Umum
  • Kuliner
  • Musholla
  • Outbound
  • Selfie Area
  • Spot Foto
  • Tempat makan
  • Wifi Area

Video


Pacu Jawi

Seorang warga Pariangan tengah bersantai sambil meniup alat musik tiup tradisional Minangkabau, bansi, dengan latar belakang hamparan sawah

Finalis Masterchef Indonesia, Lord Adi, memasak di Festival Pesona Pariangan

Aerial view persawahan terasering Pariangan

Pemandu wisata Pokdarwis Nagari Tuo Pariangan mendampingi tim DAAI TV untuk meliput produk batik kopi

Atraksi Wisata

Wisata Budaya

Pacu Jawi

-
Wisata Budaya

Tari Piring Nagari Tuo

Rp 1,750,000
Wisata Alam

Trekking Air Terjun Batang Bangkaweh

Rp 25,000
Wisata Alam

Berkemah Di Puncak Aro

Rp 600,000
Wisata Alam

Rice Fields Walk

Rp 25,000
Wisata Budaya

Pariangan Heritage Walk

Rp 25,000
Wisata Budaya

Perayaan Maulid Nabi

-
Wisata Buatan

Festival Pesona Pariangan Nagari Terindah

-
Wisata Budaya

Tari Sado

Rp 1,500,000
Wisata Budaya

Atraksi Silek Pariangan

Rp 500,000
Wisata Budaya

Apa Basi

-
Wisata Buatan

Kuburan Panjang Datuak Tantejo Gurhano

-
Wisata Buatan

Mesjid Islah

-

Kamar Homestay

Homestay Umega

Rp 350,000

Homestay Rumah Gadang Datuak Panduko

Rp 75,000

Homestay Rumah Gadang Angku Bandaharo Kayo

Rp 100,000

Homestay Nabila

Rp 200,000

Homestay Rumah Gadang Inyiak

Rp 75,000

Paket Wisata

Paket Wisata

Paket Wisata 2 Hari 1 Malam

Rp 400,000
Paket Wisata

Pariangan Heritage Walk

Rp 30,000

Suvenir

Suvenir

Batik Nagari Tuo Pariangan

-
Suvenir

Dakak Dakak

Rp 12,000
Suvenir

Dendeng Pisang

Rp 25,000
Suvenir

Keripik Talas

Rp 15,000
Suvenir

Stik Ubi Ungu

Rp 15,000

Transportasi

Untuk menjelajahi Desa Wisata Nagari Tuo Pariangan dapat dilakukan dengan berjalan kaki dan memanfaatkan transportasi lokal yang disewakan oleh masyarakat setempat seperti ojek sepeda motor dan mobil pick up yang lazim dimanfaatkan masyarakat lokal sebagai transportasi menuju pasar-pasar tradisional setiap pekannya. 

Kelembagaan/SDM

Per tahun 2026, Pokdarwis Nagari Tuo Pariangan sudah memiliki 8 orang pemandu wisata lokal, dua diantaranya memiliki sertifikasi dan terdaftar pada organisasi pemandu wisata nasional (Himpunan Pramuwisata Indonesia). Pemandu wisata pokdarwis dapat memandu dalam dua bahasa, Indonesia dan Inggris. 

Pencapaian

Pokdarwis Nagari Tuo Pariangan meraih penghargaan Juara 1 pada kategori Desa Wisata Berkembang dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2022.

Selain berpartisipasi dalam ADWI tahun 2022, Desa Wisata Nagari Tuo Pariangan turut serta dalam berbagai pameran, festival dan expo. Pada tahun 2026 Pokdarwis berpartisipasi dalam Festival Minangkabau 2026 ( 25 - 27 Juni 2026) dan Tourism Sustainability and Creativity (TSC) Expo Institut Seni Indonesia, Padang Panjang (7 Mei 2026).

Pokdarwis Nagari Tuo Pariangan sangat terbuka dengan kolaborasi, baik dari media cetak maupun elektronik, tidak terkecuali dengan influencer-influencer lokal dan nasional. Pada tahun 2026 sendiri, Pokdarwis membantu mendampingi dan memfasilitasi liputan dari TV nasional seperti TRANS 7 dan DAAI TV. Konten kreator berbasiskan ekonomi kreatif dan budaya juga telah mengunggah berbagai konten vlog di Nagari tuo Pariangan.

Berbagai paket wisata di Desa Wisata Nagari Tuo Pariangan telah mendapat respon positif dari berbagai agen tur dan perjalanan lokal dan nasional. Salah satu diantaranya adalah kolaborasi dengan Rendang Traveler dalam gastro-tourism. Pada paket wisata ini, para wisatawan tidak hanya berkesempatan menikmati keindahan alam, budaya dan mempelajari sejarah nenek moyang suku bangsa Minangkabau, namun juga berkenalan dengan rendang khas Nagari Tuo Pariangan yang menggunakan bahan baku spesifik yang tidak ditemukan di daerah lainnya. 

Tidak hanya dengan tour agent dan influencer, Pokdarwis Nagari Tuo Pariangan telah berkolaborasi dengan akademisi dari berbagai universitas seperti Universitas Andalas, Institut Seni Indonesia Padang Panjang, UIN Imam Bonjol Padang dan Universitas PGRI Sumatera Barat.

Terverifikasi

QRCode Desa Wisata


ID Desa Wisata: #54088

Riwayat ADWI

ADWIPeringkat
2021-
202250 Besar
2023-
2024-

Kategori Desa Wisata

Berkembang

Jumlah Kunjungan Wisatawan

Jumlah UMKM

Jumlah Tenaga Kerja

Jumlah Pendapatan

Lokasi Desa Wisata

Alamat: Jalan Dt. Tantejo Gurhano, Balai Saruang, Jorong Pariangan
Buka di Google Maps

Contact Person fakhrudoni putra

  • 082218141289
  • pokdarwispariangan1@gmail.com
  • https://pokdarwispariangan.com/
  • pokdarwis.pariangan
  • pokdarwis.pariangan

Bagikan Desa Wisata

  • Share
  • Tweet

Desa Wisata di Sekitar

Rintisan

Desa Wisata Pesona Marapi (8.79 km)

Kabupaten Tanah Datar
Rintisan

Desa Wisata Aie Angek (9.61 km)

Kabupaten Tanah Datar
Rintisan

Desa Wisata Desa Wisata Alam Paninjauan (7.09 km)

Kabupaten Tanah Datar
Rintisan

Desa Wisata Sungai Tarab Bungo Satangkai (9.12 km)

Kabupaten Tanah Datar
Rintisan

Desa Wisata sabu (2.88 km)

Kabupaten Tanah Datar
Rintisan

Desa Wisata Gurun (8.21 km)

Kabupaten Tanah Datar


Jejaring Desa Wisata

Klasifikasi Desa Wisata

  • Rintisan
  • Berkembang
  • Maju
  • Mandiri
  • Pencarian Desa Wisata
  • Wisata Alam
  • Wisata Budaya
  • Wisata Buatan
  • Pencarian Atraksi

Hubungi Kami

0812-1000-2190
info@jadesta.com
KEMENTERIAN PARIWISATA REPUBLIK INDONESIA
© 2026
  • Close X
×

Berikan Penilaian Terbaik Anda...